Sabtu, 21 September 2013

Di Mana Bisa "Download" Aplikasi Resmi BBM untuk Android?


Hari yang ditunggu-tunggu para pengguna Android yang "rindu" BlackBerry Messenger (BBM) tapi tak mau menggunakan ponsel Blackberry akhirnya datang sudah. 

Aplikasi BBM untuk Android, kurang dari satu jam lagi, tepatnya pada pukul 18.00 WIB, Sabtu (21/9/2013), sudah bisa diunduh dan digunakan oleh pengguna Android.

Update: Hingga Minggu (22/9/2013) pukul 7.45 WIB, aplikasi resmi BBM belum juga tersedia di Google Play Store atau situs www.bbm.com. Aplikasi BBM untuk Android dipastikan hadir tak sesuai jadwal. Ini dikonfirmasi oleh akun resmi Twitter BlackBerry Messenger, @BBM. Akun ini menulis tweet, "Love the enthusiasm. Still on the way - hold tight! #BBM4ALL".

Aplikasi BBM untuk iPhone justru hadir lebih awal dari jadwal (baca: Akhirnya, BBM Hadir di iPhone)

Aplikasi chatting yang sangat populer di Indonesia ini dapat diunduh gratis di Google Play Store dari perangkat Android. Namun, banyaknya aplikasi BBM palsu yang beredar di Google Play bakal menjadi masalah untuk pengguna Android memilih aplikasi yang tepat.

Sebelum mengunduh aplikasi BBM, perhatikan nama developer/pengembang aplikasinya. Aplikasi BBM yang resmi adalah yang menggunakan nama "BlackBerry Limited".

Agar tak salah mengunduh, KompasTekno menyarankan Anda untuk memantau dari tautan ini.

Tautan di atas merupakan halaman aplikasi-aplikasi yang resmi dikeluarkan oleh BlackBerry. Kemungkinan besar, aplikasi BBM untuk Android juga akan muncul di halaman ini. 

Ada tiga aplikasi BlackBerry di halaman tersebut, yaitu BES10 Client, Work Space Manager, dan Secure Work Space. Banyak pengguna yang mengira BES10 Client adalah aplikasi resmi BBM untuk Android. Jangan unduh aplikasi tersebut karena itu adalah aplikasi BBM untuk kalangan korporat, tidak bisa digunakan pengguna biasa.

Selain dari tautan di atas, BlackBerry menyebutkan aplikasi BBM juga dapat diunduh dari situs resmi BlackBerry di www.bbm.com.

Aplikasi BBM bisa berjalan di perangkat Android merek apa pun asalkan telah menggunakan Android 4.0 ke atas (Ice Cream Sandwich dan Jelly Bean). 

Pengguna Android dapat memanfaatkan BBM untuk mengirim pesan teks, foto, voice note, serta membuat grup diskusi berisi 30 kontak.

Ini Dia, Cara Pakai BBM di Android dan iPhone


Tanggal peluncuran aplikasi mandiri BlackBerry Messenger (BBM) di Android dan iPhone memang belum diketahui. Namun, tanggal peluncuran itu nampaknya makin dekat karena BlackBerry telah membuat buku panduan memakai BBM versi 1.0 di kedua platform kompetitornya.

Seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (23/8/2013), buku panduan itu menjelaskan secara rinci tentang fungsi aplikasi BBM, bagaimana memulai aplikasi, dan berbagai fiturnya. Bagi pengguna yang sebelumnya pernah memakai BBM, tentu akrab dengan penjelasan tersebut.

Klik tautan berikut untuk mengunduh buku panduan BBM di Android dan BBM di iPhone.

Sebelumnya, CEO BlackBerry Thorsten Heins mengumumkan bahwa aplikasi BBM akan rilis pada musim panas waktu Amerika Serikat dan Kanada. Tetapi, ia tak mengungkap tanggal pasti peluncuran aplikasi BBM di Android dan iPhone.

Awal Agustus lalu, perusahaan telah mempersilakan orang-orang terpilih untuk menjajal aplikasi BBM di Android dan iPhone.

Pada masa kejayaannya, BBM telah mengubah cara seseorang berkomunikasi secara real-time. BBM memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan individu maupun grup. Pengguna dapat mengirim pesan dalam bentuk teks, emoticon, foto, audio, sampai video, termasuk pesan broadcast yang langsung diterima banyak pengguna.

Setiap pengguna BBM akan memilliki PIN dan barcode yang unik. Di profil BBM, mereka dapat mengganti tampilan foto sampai status.

Pada masa mendatang, BlackBerry berjanji mendatangkan fitur-fitur baru BBM untuk Android dan iPhone, termasuk Screen Share, BBM Voice, dan BBM Channel. Dengan ini, BBM akan bersaing dengan aplikasi pesan instan lain, seperti WhatsApp, KakaoTalk, Line, WeChat, Skype, Facebook Messenger, MessageMe, Path, sampai Google Hangouts.


Apakah BlackBerry 10 Bisa Kembalikan Kejayaan RIM?


Dalam hitungan hari, Research In Motion (RIM) akan merilis sistem operasi BlackBerry 10 atau tepatnya pada Rabu, 30 Januari 2013. Ini adalah taruhan besar bagi RIM untuk mengembalikan kejayaannya di industri ponsel global, atau bisa jadi, malah menenggelamkan mereka dalam industri ini.

BlackBerry 10 menjalani proses pengembangan panjang. Pada Maret 2011, duo CEO yang kala itu dijabat oleh Jim Balsillie dan Mike Lazaridis mengumumkan bahwa perusahaan akan membuat produk BlackBerry baru. RIM kemudian menyatakan produk barunya ditunda. Hingga akhirnya pada Januari 2012, duo CEO memutuskan mundur dari jabatan mereka.

Posisi CEO kemudian diduduki Thorsten Heins, mantan eksekutif Siemens yang bergabung dengan RIM tahun 2007 silam.

Sementara itu, penundaan kedua diumumkan pada Juni 2012 oleh Thorsten Heins. BlackBerry 10 ditunda hingga awal 2013.

Apa sebenarnya yang membuat pengembangan BlackBerry 10 memakan waktu lama?

BlackBerry 10 benar-benar baru

Jawaban singkatnya, RIM tidak hanya membangun perangkat ponsel baru. Lebih dari itu, RIM sedang membuat sistem operasi yang benar-benar baru.

RIM tak ingin mempertahankan sistem operasi BlackBerry lawas, yang sering memunculkan simbol loading jam pasir dan sering membuat pengguna melakukan "ritual" buka-pasang baterai. Sistem operasi BlackBerry versi 7, misalnya, masih sering kewalahan jika dipasangi banyak aplikasi.

Berbeda dengan sistem operasi versi 7 dan di bawahnya, BlackBerry 10 dibangun di atas inti program (kernel) QNX. Kernel ini juga digunakan dalam industri otomotif, pembangkit nuklir hingga pesawat militer. RIM telah mengakuisisi QNX Software Systems yang dibeli dari Harman International Industries Inc sebesar 200 juta dollar AS pada 2010 lalu.

Jika BlackBerry 10 dianalogikan sebagai mobil, maka RIM sedang mendesain ulang kerangka lalu membangun mesin dan segala sesuatunya di atas sana. Ini bukan sekadar mendesain body mobil baru dan melapisinya dengan cat baru.

Perubahan ini membuat ponsel BlackBerry lawas —yang menjalankan OS 7 atau di bawahya—tak dapat memperbarui sistem operasi menjadi BlackBerry 10.

Pihak RIM mengklaim, di BlackBerry 10, tidak ada satu pun baris kode pemrograman yang sama dengan sistem operasi BlackBerry sebelumnya. Tampilan dan performanya mengalami perubahan signifikan: lebih gegas dan mulus. Fitur hingga sensasi pengalaman yang ditawarkan juga baru. 

RIM memastikan BlackBerry 10 sudah matang ketika dilepas ke pasar. BlackBerry 10 bukan hanya dirancang untuk ponsel, melainkan juga untuk tablet. Karena itulah, BlackBerry 10 disebut sebagai platform komputasi mobile.

Perubahan besar

Perubahan besar ini memaksa RIM harus membangun kembali ekosistem untuk BlackBerry 10. Tak heran jika perusahaan Kanada ini gencar menyelenggarakan kompetisi pembuatan aplikasi, dan merayu perusahaan digital agar mau membuat aplikasi di BlackBerry 10. Aplikasi dan game adalah salah satu kunci keberhasilan sebuah sistem operasi mobile.

Ketika nanti BlackBerry 10 dirilis, RIM menargetkan 100.000 aplikasi akan tersedia di BlackBerry World. CEO RIM Thorsten Heins pernah mengatakan, pihaknya bukan hanya mengejar kuantitas, melainkan juga kualitas dan menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna lokal.

Selain aplikasi, RIM juga akan menjual konten musik, film, dan serial TV dalam toko multimedia BlackBerry World (sebelumnya bernama BlackBerry App World). Mungkin langkah ini akan menjadi rayuan tersendiri agar pengguna sering mengunjungi BlackBerry World.

Edukasi pasar menjadi sangat penting. Nampaknya, RIM harus mengeluarkan banyak uang untuk kampanye pemasaran. RIM punya tugas berat merayu konsumen untuk terus memakai BlackBerry dan layanan pesan instan BlackBerry Messenger yang menjadi fitur andalannya.

Perubahan besar yang terjadi pada BlackBerry 10 agaknya akan membuat pengguna BlackBerry bingung dan bertanya, "Mengapa BlackBerry 10 sangat berbeda dengan BlackBerry sebelumnya? Apa keuntungan memakai Blackberry 10?

Jika mereka merasa tak ada nilai lebih dari BlackBerry 10, maka bukan tak mungkin semakin banyak pengguna BlackBerry yang beralih ke Android atau iPhone. Terlebih lagi, harga ponsel BlackBerry 10 di tahap awal akan cukup tinggi di pasaran. RIM terlebih dahulu akan memasarkan produk premium. Setelah beberapa lama, barulah mereka merilis produk untuk segmen menengah ke bawah.

RIM tentu menaruh harapan besar pada BlackBerry 10 untuk mengembalikan kejayaannya di industri ponsel seperti beberapa tahun silam. BlackBerry 10 akan menjadi taruhan besar, tak ada "plan B" atau rencana cadangan jika produk ini gagal.

RIM masih punya pelanggan besar di segmen korporasi. Di segmen inilah RIM akan melancarkan "serangan."

Menurut data RIM, mereka masih memiliki 79 juta pelanggan BlackBerry di seluruh dunia, lebih dari 60 juta pengguna BlackBerry Messenger. Di antaranya adalah kalangan pebisnis, pegawai pemerintahan, pelanggan perusahaan, hingga loyalis BlackBerry dan orang-orang yang masih nyaman dengan papan ketik fisik.

RIM juga masih menikmati keuntungan dari hubungan bisnis dengan sekitar 600 operator seluler di 175 negara yang menyediakan layanan BlackBerry.

Segala daya upaya telah dilakukan RIM. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah BlackBerry 10 dapat mengembalikan kejayaan perusahaan yang bermarkas di Waterloo, Kanada, ini?

Berita-berita seputar RIM dan BlackBerry 10 dapat diikuti di liputan khusus "BlackBerry 10" dari tautan ini.


BBM di Android dan iOS, Apa Guna BlackBerry?


Aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger atau yang dikenal lewat akronim BBM selama ini selalu menjadi salah satu fitur eksklusif yang hanya tersedia di smartphone BlackBerry.

Namun, eksklusivitas tersebut akan segera hilang begitu BlackBerry merilis aplikasi BBM untuk iOS dan Android pada pertengahan 2013 mendatang melalui toko aplikasi tiap-tiap platform.

Langkah yang mengejutkan ini disebut CEO BlackBerry Thorsten Heins sebagai sebuah "pernyataan percaya diri" perusahaannya. BlackBerry berharap bisa memperluas basis pelanggan BBM dan memonetisasi aplikasi tersebut begitu hal itu tercapai.

Meski bisa membuat BBM menjadi lebih relevan di tengah-tengah meningkatnya popularitas aplikasi pesan instan lintas platform, keputusan tersebut juga berpotensi menjadi bumerang bagi handset BlackBerry.

Larry Magid dari Forbes berpendapat bahwa pengguna BlackBerry yang memakai perangkat tersebut untuk chatting melalui BBM nantinya bisa beralih dengan bebas ke iPhone ataupun ponsel Android karena tak lagi terikat dengan eksklusivitas BBM.

Topik ini menjadi perbincangan hangat di kalangan konsumen BlackBerry, termasuk di Indonesia. Sebuah thread yang membahas kemungkinan di atas bahkan terpilih menjadi salah satu "hot thread" di forum komunitas online Kaskus.

Lantaran populer di Indonesia, handset BlackBerry banyak dipakai oleh pengguna dari berbagai kalangan. Smartphone BlackBerry kerap terlihat dalam genggaman, bersama iPhone atau smartphone Android, karena pemiliknya tidak bisa lepas dari kontak BBM yang sudah terlanjur banyak serta hanya bisa diakses dari perangkat BlackBerry.

Kini, dengan dibukanya pintu bagi BBM di iOS dan Android, apa alasan untuk tetap menggunakan ponsel BlackBerry?

Biarpun mungkin terkesan bisa menimbulkan blunder, keputusan BlackBerry ini sebenarnya dimaksudkan justru untuk mencegah pengguna BlackBerry beralih ke lain hati.

Harapannya, keberadaan BBM di iPhone dan Android bisa mendongkrak popularitas layanan chatting tersebut sekaligus memberi jaringan kontak yang lebih luas bagi pengguna BBM di BlackBerry.

Mengapa baru sekarang?

Lalu kenapa hal tersebut tidak dilakukan sedari dulu? Jim Dawson, kepala analis bidang telekomunikasi lembaga riset Ovum, mengatakan bahwa BlackBerry sudah lama berencana melepas BBM ke Android dan iOS. Hal ini baru menjadi kenyataan setelah dipicu oleh menurunnya basis pelanggan BlackBerry.

Hingga kuartal kedua tahun lalu, jumlah pelanggan BlackBerry secara terus-menerus mencatat peningkatan. Namun semenjak itu, kecenderungan sebaliknya terjadi: jumlah pelanggan BlackBerry berangsur turun dari angka puncaknya sebesar 80 juta.

"Banyak pengguna BlackBerry yang beralih ke platform lain dan oleh karena itu meninggalkan BBM. Nilai aplikasi itu jadi berkurang," ujar Dawson, seperti dikutip oleh The Verge. "Kalau ditunggu lebih lama lagi, bisa-bisa BBM benar-benar tidak ada artinya. Mereka (BlackBerry) ingin melakukan itu selagi masih ada waktu untuk memanfaatkan basis pengguna BBM."

BlackBerry mengklaim saat ini terdapat 60 juta pengguna BBM di seluruh dunia. Lebih dari 51 juta orang menggunakan BBM rata-rata 90 menit per hari. Secara keseluruhan, setiap harinya, ada 10 miliar pesan yang dikirim dan diterima pelanggan BBM. BlackBerry mengklaim jumlah ini dua kali lebih banyak dari pesan yang dikirim dan diterima aplikasi pesan instan lain.

Dengan turut hadir di iPhone dan Android, BBM nantinya akan bersaing langsung dengan aplikasi pesan instan lain, seperti WhatsApp, Line, Kakao Talk, ataupun WeChat yang lebih dulu meraih pengguna di kedua platform tersebut. Whatsapp, misalnya, sudah memiliki 200 juta pengguna secara global.

Menurut penjelasan di dalam blog BlackBerry, BBM untuk iPhone dan Android pada awalnya hanya akan memiliki fungsi-fungsi dasar seperti multi-chat serta membuat grup BlackBerry hingga 30 kontak dengan pembagian kalender, foto, dan file. Dukungan voice dan video chat rencananya akan ditambahkan ke BBM versi iOS dan Android pada akhir tahun ini.

Update: Hari Kamis, 19 September 2013, BlackBerry secara resmi mengumumkan kehadiran BBM untuk platform iOS dan Android. Aplikasi ini bisa diunduh oleh pengguna Android mulai hari Sabtu, 21 September 2013, pukul 18.00 WIB lewat toko aplikasi Google Play. BBM untuk iOS akan menyusul tersedia satu hari setelahnya pada 22 September 2013 lewat toko aplikasi App Store. BBM untuk Android dan iOS bisa diperoleh secara gratis alias tak berbayar.

BBM Android-iPhone Butuh BlackBerry ID, Caranya?

Aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) di Android dan iPhone masih membutuhkan personal identification number (PIN) sebagai alat otentifikasi agar dapat berkirim pesan. Salah satu yang dibutuhkan pengguna untuk mendapatkan PIN adalah dengan memasukkan akun BlackBerry ID di aplikasi BBM.

Senior Director Marketing Asia Pacific BlackBerry, Krishnadeep Baruah, menjelaskan, BlackBerry ID harus dimiliki setiap pengguna yang ingin memakai BBM.

Ada dua hal yang dapat dilakukan pengguna untuk sign-in menggunakan BlackBerry ID.

Berikut penjelasan KompasTekno tentang akun BlackBerry ID dan PIN.

Mentransfer akun BlackBerry ID

Jika sebelumnya menggunakan ponsel BlackBerry dan sudah memiliki akun BlackBerry ID, Anda cukup memasukkan akun tersebut saat login di aplikasi BBM pada perangkat Android atau iPhone.

Secara otomatis, seluruh kontak BBM Anda akan ditransfer ke BBM di perangkat Android atau iPhone.

Dalam kasus ini, saat login di BBM Android atau iPhone, Anda akan mendapatkan PIN dan barcode baru. PIN ini akan selamanya melekat dengan akun BlackBerry ID. Jadi, tidak akan berubah selama Anda menggunakan BlackBerry ID yang sama.

Sementara itu, PIN atau barcode lama Anda akan tetap melekat pada ponsel BlackBerry.

Membuat akun BlackBerry ID baru

Anda dimungkinkan untuk membuat akun BlackBerry ID baru dari perangkat Android ataupun iPhone. Ini juga bisa dilakukan dari PC dengan mengunjungi HALAMAN INI.

Setelah mengisi semua data yang diminta, Anda akan mendapatkan PIN dan barcode unik untuk otentikasi. BBM tidak menggunakan nomor ponsel untuk otentifikasi.

Selanjutnya, Anda dapat memasukkan BlackBerry ID tersebut di perangkat Android atau iPhone lainnya.

Jika ingin daftar kontak yang ada di BlackBerry ditransfer ke Android/iPhone, lakukan proses login menggunakan BlackBerry ID di ponsel BlackBerry terlebih dahulu.

Satu BlackBerry ID hanya dapat digunakan pada satu perangkat. Jika satu BlackBerry ID digunakan pada dua perangkat, salah satu perangkat tidak akan bisa menggunakan BBM.

Sama dengan kasus di atas, saat login di BBM Android atau iPhone, Anda akan mendapatkan PIN dan barcode baru. PIN ini akan selamanya melekat dengan akun BlackBerry ID. Jadi, tidak akan berubah selama Anda menggunakan BlackBerry ID yang sama.

BBM untuk Android bisa diunduh di Play Store pada 21 September jam 18.00 WIB. Sementara di iPhone, BBM bisa diunduh di App Store pada 22 September jam 00.01 WIB. Keduanya dapat diunduh secara gratis.

BBM lintas platform ini hanya dapat berjalan di perangkat yang memakai sistem operasi Android versi 4.0 ke atas dan iOS 6 ke atas.

Cara mengundang kontak BBM sama persis dengan di perangkat BlackBerry. Pengguna bisa mengundang melalui PIN, memindai barcode, lewat e-mail, juga SMS.

Pada tahap awal, BBM di Android dan iPhone memiliki fungsi standar untuk berkirim pesan teks, mengirim voice note dan video singkat, serta membuat grup diskusi. Anda juga dimungkinkan mengganti gambar profil atau status.

Di kemudian hari, tidak menutup kemungkinan BBM untuk Android dan iPhone akan memiliki fitur BBM Voice, Video, Screen Share, bahkan Channels.

Baca juga:
BBM di Android dan iOS, Apa Guna BlackBerry?
Ini Dia, Cara Pakai BBM di Android dan iPhone

(BBM Android) Android - juga bisa dipasang aplikasi Blackberry Massanger,


 Aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) dipastikan hadir di Android dan iPhone tanpa biaya bulanan maupun tahunan, alias gratis. Langkah ini mengundang banyak pertanyaan, apakah BlackBerry akan mencari untung dari BBM di platform kompetitor? Atau, BlackBerry sengaja "bunuh diri?"

Melepas BBM ke platform lain merupakan strategi masa depan BlackBerry untuk memperkuat bisnis perangkat lunak. Perusahaan tak bisa selamanya bergantung pada bisnis perangkat kerasnya. Apalagi, pangsa pasar ponsel BlackBerry terus direbut para pesaingnya.

Meski digratiskan, BlackBerry mengaku telah merancang strategi bisnis untuk menghasilkan uang dari layanan BBM di Android dan iPhone. 

Senior Director Marketing Asia Pacific BlackBerry, Krishnadeep Baruah, meyakini BBM akan meraih sukses dalam persaingan aplikasi pesan instan karena BBM memiliki sejumlah keunggulan yang tak dimiliki aplikasi sejenis.

"Kami sudah memiliki rencana untuk menghasilkan uang dari layanan BBM di Android dan iPhone. Itu semua sudah ada di roadmap kami," kata Senior Director Marketing Asia Pacific BlackBerry Krishnadeep Baruah, dalam jumpa pers "BBM for Everyone" di Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Namun, Baruah enggan menjelaskan secara detail strategi macam apa yang akan dijalankan BlackBerry.

Tak menutup kemungkinan, BlackBerry akan meniru langkah aplikasi pesan instan lain, seperti Line dan KakaoTalk, yang menjual stiker atau item digital lainnya.

"Kami juga akan mengembangkan BBM Video, BBM Music, dan BBM Channels untuk Android dan iPhone," tambahnya.

Pada tahap awal, BBM di Android dan iPhone memiliki fungsi standar untuk berkirim pesan teks, mengirim voice note dan video singkat, serta membuat grup diskusi. Pengguna Android dan iPhone juga dimungkinkan mengganti gambar profil atau status.

BBM untuk Android bisa diunduh di Play Store pada 21 September jam 18.00 WIB. Sementara di iPhone, BBM bisa diunduh di App Store pada 22 September jam 00.01 WIB. BBM lintas platform ini hanya dapat berjalan di perangkat yang memakai sistem operasi Android versi 4.0 ke atas dan iOS 6 ke atas.

Baca juga:


Kamis, 19 September 2013

Darah Tinggi Ketika Hamil

Tekanan darah tinggi adalah salah satu sebab mengapa wanita hamil dimasukkan ke hospital. Hypertension bermaksud tekanan darah tinggi manakala hypotension pula bermaksud tekanan darah rendah. Hypotension adalah normal semasa mengandung semasa awal dan pertengahan kehamilan dan sesuatu yang tidak perlu dirisaukan.
Kenapa Tekanan Darah Tinggi Merbahaya?
Punca utama mengapa wanita mengalami darah tinggi semasa hamil ialah disebabkan satu keadaan yang dinamakan pre-eclapmsia yang boleh menjurus kepada ECLMAPSIA, satu penyakit darah tinggi yang sangat serius. Pre-eclampsia dan eclampsia adalah salah satu punca utama kematian ibu dan bayi semasa hamil. 5-10% wanita yang mengandung anak sulung akan mengalami eclampsia.



Penyakit darah tinggi kronik
Ia adalah penyakit darah tinggi yang wanita alami semasa wanita masih belum hamil lagi. Ia lebih kerap berlaku kepada mereka yang berusia dan wanita tersebut mungkin mempunyai sejarah keluarga yang juga mempunyai darah tinggi.
Penyakit darah tinggi kronik mungkin boleh mmenjadi lebih teruk sewaktu lewat kehamilan dan selalunya doktor akan memberikan pauntauan yang teliti terhadap tekanan darah selepas trimester kedua. Beberapa jenis ubat darah tinggi yang digunakan agak selamat semasa hamil dan selalunya doktor akan menukar ubat yang biasa dimakan sebelum hamil kepada yang lebih sesuai untuk wanita hamil.
Tekanan darah tinggi disebabkan oleh kehamilan (PIH)
Ia terjadi cuma semasa hamil dan hilang sebaik sahaja wanita melahirkan. Sebahagian kecil dari wanita ini akan mengalami eclampsia tetapi agak sukar untuk menentukan siapa yang lebih berisiko. Juga segelintir mereka yang mengalami PIH ini akan mendapat mendapat tekanan darah tinggi akhirnya semasa lebih berusia.
Pre-eclampsia (PE)
Pre-Eclampsia(PE) adalah penyakit yang unik semasa hamil. Ia bukan sahaja penyakit yang melibatkan tekanan darah tinggi malahan ia akan memberi kesan kepada buah pinggang, otak dan organ-organ penting yang lain dalam badan.
Buah pinggang merupakan organ yang pertama mendapat komplikasi dari penyakit ini. Cara untuk mengetahui yang penyakit tersebut dalam peringkat yang agak serius ialah dengan membuat ujian air kencing. Sekiranya terdapat banyak protin didalam urin bermakna wanita sudah mendapat pre-eclampsia. Semakin banyak protin yang terdapat dalam urin semakin teruk keadaan pesakit tersebut.
Sekiranya PE tidak dirawat dengan segera, ia akan menjadi serius dengan cepat dan eclampsia akan berlaku. Ini terjadi apabila wanita mula mendapat sawan. Sekiranya tekanan darah menjadi terlalu tinggi dan dia belum melahirkan, kemungkinan besar bayi juga akan mendapat komplikasi dan mungkin boleh meninggal didalam rahim. Terdapat juga risiko stroke terhadap ibu sekiranya tekanan darah tidak dapat dikawal.
Penyebab Pre-Eclampsia
Ia tidak diketahui bagaimana penyakit ini terjadi. Banyak hormon yang terlibat tetapi penyebab sebenar masih menjadi tanda-tanya. Tetapi pakar perubatan mendapati ia mungkin berkaitan dengan uri. Pakar mendapati, uri tidak membentuk secara normal dengan salur darah tidak menjadi nipis dan lembut sebagaimana yang sepatutnya.
Pembentukkan uri yang tidak normal boleh berlaku seawal 18-20 minggu kehamilan. Terdapat juga darah beku, menyebabkan salur darah tersumbat didalam uri dan ini menjelaskan kenapa bayi wanita yang mempunayai pre-eclampsia lebih kecil dari biasa. Buat masa ini terdapat banyak penyelidikan sedang dijalankan untuk mengetahui punca sebenar mengapa ia terjadi dan bagaimana ia boleh dicegah.

Apa yang menyebabkan PE lebih kerap terjadi?

Keadaan berikut boleh diri anda lebih berisiko untuk mendapat PE tetapi perlu diingat, ia boleh terjadi kepada sesiapa sahaja.

  • Ia sering terjadi kepada kandungan sulung
  • Mempunyai PE pada kandungan sebelumnya
  • Berumur kurang dari 20 atau lebih dari 35
  • Migrane
  • Mempunyai ahli keluarga dekat keluarga yang mempunyai PE
  • Mempunyai hypertension kronik
  • Terlalu kurus
  • Terlalu rendah
  • Kandungan kembar
  • SLE
  • Kandungan molar


Simptom-simptom PE
Adakalanya ia tidak memberi sebarang gejala tetapi bergantung sepenuhnya kepada tahap keterukan PE tersebut.

  • Mata berpinar atau rasa mahu pitam
  • Mata menjadi sensitif kepada cahaya
  • Sakit kepala
  • Sakit pada perut sebelah kanan atas
  • Muntah

Rawatan
Sekiranya anda mengalami PE yang teruk, rawatan yang paling berkesan ialah dengan melahirkan. Ia tidak menjadi masalah sekiranya kehamilan mencecah 38 minggu tetapi sekiranya baru 30 minggu, ia boleh memberikan delima kepada doktor disebabkan bayi yang sangat pra-matang. Adalah menjadi kebiasaan untuk meng’induce’ kehamilan tersebut atau melahirkan bayi melalui pembedahan ceasarean.
Bagi meraka yang mengalami PE yang sederhana atau ringan, kehamilan boleh diteruskan sehingga anak menjadi lebih matang, dengan syarat PE tersebut dalam keadaan terkawal. Tetapi sekirnya ia sudah dalam keadaan yang membahayakan, selalunya kelahiran akan dipastikan untuk menyelamatkan nyawa ibu tak kira apa usia kandungan.
Adakah ia boleh terjadi lagi?
PE boleh terjadi semula pada kandungan kedua sekinya anda pernah mengalaminya pada kandungan terdahulu. PE yang sederhana mempunyai kurang risiko untuk terjadi semula pada kandungan seterusnya adalah lebih kurang 5-10% sahaja.

Sekiranya wanita pernah mengalami PE yang teruk, risiko untuk mengalaminya pada kandungan akan datang adalah lebih tinggi iaiatu 20-25%. Malangnya buat masa sekarang tiada ubat atau cara mujarat untuk memastikan ia terjadi atau berulang kali kedua.